INFORMASI

/Informasi
Informasi2020-09-14T04:51:51+00:00

SK Penetapan Calon Mahasiswa Baru Jalur USM Gelombang 3 TA. 2020/2021

SK Penetapan Calon Mahasiswa Baru Jalur USM Gelombang 2 TA. 2020/2021

SK Penetapan Calon Mahasiswa Baru Jalur USM Gelombang 1 TA. 2020/2021

SK Penetapan Calon Mahasiswa Baru Jalur PMDK 2020/2021

SK Penetapan Calon Mahasiswa Baru Jalur PMDK 2019/2020

SK Penetapan Calon Mahasiswa Jalur USM Gelombang 1 TA.2019/2020

SK Penetapan Calon Mahasiswa Jalur USM Gelombang 2 TA.2019/2020

SK Penetapan Calon Mahasiswa Jalur USM Gelombang 3 TA.2019/2020

Penerimaan Mahasiswa Baru TA 2020/2021

PMB Online TA 2020/2021

Penerimaan Mahasiswa Baru TA 2020/2021

Brosur dan Pamflet

Biaya Studi

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru = humas@polteksimasberau.ac.id

SEMINAR

Informasi terkait Seminar yang di selenggarakan oleh Poltek Simas Berau.

Kuliah Tamu di support oleh ILUNI UI Kaltim (Ikatan Alumni Universitas Indonesia)
Bakti Makara Bagi Bumi Etam “Peranan K3L dan SCM dalam dunia Indsutri di Era Revolusi Industri 4.0
Sabtu, 1 Desember 2018

Pembicara
1. Dr. Isradi Zainal, MT, MH,MM,DESS-CAAE,IPM,ASEAN ENG
2. Gde Iswantara, ST., MM

Kuliah Tamu yang berbentuk seminar ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai Revolusi Industri 4.0 dari prespekti yang lebih luas serta komperehensif kepada peserta dan Mahasiswa Politeknis Sinar Mas Berau Coal, diharapkan peserta dan Mahasiswa dapat bersiap menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang sedang menjadi fenomena di dunia.

“Be Coming Highly Effective People (7 habits of highly effective people)” itu lah tema dari Pelatihan Soft Skill mahasiswa Politeknik Sinar Mas Berau Coal

Sabtu, 8 Desember 2018

Pembicara
1. Agustinus Setyawan, S.T., M.M
2. Hendro Haryono, S.Sos

Leadership Training mengajak mahasiswa Poltek Simas Berau untuk mengetahui apa itu leadership dan bagaimana untuk mencapainya, leadership atau kepemimpinan bukan hanya untuk memimpin orang lain tpi juga berfokus untuk diri sendiri, bagaimana mendisiplinkan diri dipraktikkan melalui hal yg pragmatis dan sederhana yakni dengan adanya games yg di lakukan dalam training ini
games dalam training ini mengajak mahasiswa agar dapat melihat dan merasakan pentingnya untuk membangun karakter leadership dalam setiap pribadi individu.

Waktu       : 15 Januari 2019
Lokasi       : Kampus Poltek Simas Berau
Pemateri  : Hendro Haryono

Poltek Simas Berau Gelar Studium Generale “Business Process” untuk seluruh Mahasiswa pada 20 Februari 2020 lalu. Pembicara dalam kegiatan studium generale ini melibatkan langsung praktisi dari PT Berau Coal yang memiliki pengetahuan sesuai bidangnya masing-masing. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh sivitas akademik.

Studium Generale  “Business Process” terbagi menjadi 3 sesi dengan sesi pertama diisi oleh Bapak Dudu Anwar Sanusi dan dipandu oleh Dr. Yan Adriansyah ST MT IPM dengan tema Mine Operation and Support Development. Pak Dudu menjelaskan mengenai mining process yang ada di PT Berau Coal untuk setiap site yang terdiri dari Lati Mine Operation (LMO), Binungan Mine Operation (BMO), dan Sambarata Mine Operation (SMO). Ketiganya memiliki karakteristik proses yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristik keruangan atau lokasi masing-masing. Pada sesi ini juga dijelaskan fase-fase pertambangan mulai dari Land Clearing, Soil Removal, Drilling & Blasting, OB Removal, Coal Getting, hingga proses Reklamasi dan Revegetasi. Selain itu untu mendukung operasional pertambangan juga dilakukan beberapa pengembangan seperti pembuatan jalan hauling maupun dewatering.

Sesi kedua masih dipandu oleh Dr. Yan dengan pemateri adalah Bapak Setiady Maruli yang bertemakan Open Pit Coal Mining. Pak Setiady pada sesi ini menekankan kepada peserta Studium Generale mengenai mine planning process mulai dari eksplorasi dan evaluasi sumberdaya, mine planning and development, optimisasi dan penjadwalan, mine operation, hingga mine closure.

Pada beberapa tahap ini, mine planning merupakan pondasi dari semua aktivitas tamban

g. Pak Setiady juga menyampaikan terkait faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam kegiatan mine planning yaitu: ekonomi, teknik, legal, lingkungan, dan sosial. Keseluruhan faktor tersebut harus seimbang dan berjalan beriringan dalam pelaksanaannya.

Sesi ketiga Studium Generale dipandu oleh Guruh Krisnantara dengan pemateri adalah Bapak Andi Zulkarnain. Bapak Andi Zulkarnain menyampaikan kepada peserta Studium Generale untuk memahami bisnis proses dalam ekspolrasi batubara baik seara teknis maupun perangkat pendukung lainnya, para peserta khususnya mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk menemukan gap yang belum terpenuhi untuk meningkatkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyesuaikan kondisi duni industri. Bapak Andi Zulkarnain secara jelas menyampaikan beberapa tahapan eksplorasi seperti adanya survei tinjau, prospeksi, eksplorasi pendahuluan, dan eksplorasi rinci. Juga mengenai metode eksplorasi yang meliputi pemetaan geologi, pemboran, pembuatan model geofisika, hingga pengambilan sampel.

 

Dalam beberapa dekade terakhir, perawatan mesin dan peralatan produksi telah berkembang menjadi salah satu bidang terpenting dalam lingkungan bisnis karena peningkatan persaingan global menyebabkan perubahan luar biasa dalam cara perusahaan beroperasi untuk bisa bersaing sehingga melakukan berbagai usahan untuk meningkatkan mutu, efisiensi dan produltifitas (Saleem et al., 2017).

Menurut Modgil & Sharma (2016), perubahan dalam cara pandang perusahaan ini telah mempengaruhi cara perawatan mesin dan peralatan produksi dalam mendukung keberhasilan bisnis dalam persaingan global dengan produktifitas dan mutu yang meningkat serta biaya menurun. Rastegari & Salonen (2016) selanjutnya menambahkan bahwa penerapan konsep lean adalah salah satu perubahan signifikan dalam setiap perusahaan, dimana dengan memperkenalkan konsep lean dalam setiap industri yang dimulai dari industri manufaktur berupa Just In Time dan Demand Flow Technology untuk sukses di pasar yang penuh persaingan.

Akibatnya, permintaan untuk peralatan produksi yang dapat diandalkan meningkat. Kebutuhan untuk memiliki ketersediaan peralatan produksi yang tinggi menyebabkan perusahaan memerlukan strategi pemeliharaan yang lebih efektif dan efisien untuk mencapai sistem produksi yang kompetitif dengan mengoptimalkan pemeliharaan peralatan produksi sebagai salah satu aspek kunci dari perbaikan berkelanjutan perusahaan karena mesin merupakan bagian dari aset perusahaan yang sangat penting  seperti yang di sebutkan Kelly (2006) dalam bukunya yang berjudul Strategic Maintenance Planning. Untuk mencapai kinerja kelas dunia, Hooi & Leong (2017) menyatakan bahwa semakin banyak perusahaan yang mengganti strategi reaktif dan perbaikan setelah ada kerusakan (Corrective Maintenance) dengan strategi proaktif seperti pemeliharaan pencegahan (Preventive Maintenance) dan perawatan prediksi (Predictive Maintenance) maupun strategi agresif seperti pemeliharaan produktif total (Total Productive Maintenance).

Total Productive Maintenance (TPM) adalah konsep yang awalnya diperkenalkan di Jepang untuk pemeliharaan sejak tahun 1971. Menurut Nakajima (1988) yang memperkenalkan konsep tersebut, TPM dapat didefinisikan sebagai perawatan produktif yang melibatkan partisipasi total dari semua karyawan. TPM memastikan peningkatan dengan mengoptimalkan keandalan mesin dan manajemen keseluruhan aset perusahaan (Robinson & Ginder, 1995). TPM bertujuan untuk menghilangkan akar penyebab masalah serta melibatkan anggota mulai dari level operator hingga manajemen. Peningkatan efisiensi dengan biaya rendah dan pencapaian cacat yang minimum dimungkinkan dengan penerapan TPM yang merupakan tanggung jawab semua karyawan di seluruh organisasi dengan target zero defect dan zero breakdown dalam operasi harian. Menurut Eti et al. (2004), TPM menekankan pada tiga konsep, yaitu efektivitas peralatan yang optimal, kegiatan kelompok kecil (small group activity) dan pemeliharaan operator otonom. Modgil & Sharma (2016) dalam penelitiannya menyatakan bahwa TPM terkait erat dengan TQM (Total Quality Management) karena keduanya diarahkan untuk membuat perusahaan lebih kompetitif dengan TPM lebih ke arah operasi lapangan dan TQM lebih tentang elemen strategis seperti inovasi produk, mutu dan pelaporan data, penelitian dan pengembangan (R&D) dan pemanfaatan teknologi. Dengan kata lain, tujuan utama TPM pada suatu perusahaan adalah bagaimana suatu perusahaan dapat mengelola asetnya yang paling penting yaitu mesin dan peralatan. Menurut Ahuja & Khamba (2008), TPM menjadikan perawatan sebagai bagian penting dari bisnis karena tujuan utamanya adalah meningkatkan daya saing organisasi dengan pendekatan terstruktur yang kuat untuk mengubah pola pikir karyawan sehingga membuat perubahan nyata dalam budaya kerja organisasi. Disamping itu, TPM berupaya melibatkan semua tingkatan dan fungsi dalam suatu organisasi untuk memaksimalkan efektivitas semua peralatan produksi. Metode ini selanjutnya menyempurnakan proses dan peralatan yang ada dengan mengurangi kesalahan dan kecelakaan.

Waktu dan Tempat

Kegiatan ini dilaksakankan pada :

Hari/Tanggal                       : Kamis, 4 Juni 2020

Waktu                                   : 09.00 – 12.00

Tempat                                : On line dengan Zoom

Tujuan Kegiatan

Tujuan dari diselenggarakannya Kuliah Umum dengan tema “Penerapan Total Productive Maintenance di Divisi Fixed Plant Maintenance Perusahaan Pertambangan”  adalah  untuk meningkatkan wawasan keilmuan dan informasi bagi Mahasiswa Poltek Simas Berau mengenai penerapan suatu metode maintenance, masalah-masalah yang dihadapi dalam penerapannya maupun manfaat yang diperoleh perusahaan setelah menerapkan sistem tersebut .

Manfaat

Membuka cakrawala pengetahuan mahasiswa sehingga mampu meningkatkan kualitas keilmuan mahasiswa serta membuka cara pandang mahasiswa terhadap berbagai metode maintenance di industri terutama industri pertambangan.

Webinar#2 dengan tema “Coal Handling Transhipment” merupakan sebuah
program kelanjutan setelah webinar#1 “Stockpile Management” yang dicetuskan oleh
team Program Studi Teknologi Rekayasa Logistik Politeknik Sinar Mas Berau Coal dengan
mengundang praktisi PT Berau Coal untuk mensharingkan pengetahuan dan
pengalamannya tentang berbagai proses dalam kegiatan penambangan kepada dosen,
pengajar dan mahasiswa-mahasiswi TRL angkatan 2018 dan 2019
Coal Handling Transhipment merupakan sebuah kegiatan aktivitas bongkar muat
batubara yang dimulai dari jety/barging operational sampai proses transhipment
operational dimana memerlukan berbagai alat dan peralatan pendukung, terjadi
berbagai aktivitas bongkar muat, dokumen-dokumen yang diperlukan, berbagai potensi
bahaya yang bisa terjadi dalam kegiatan transhipment.

Waktu dan Tempat
Kegiatan ini dilaksakankan pada :
Hari/Tanggal : Rabu, 10 Juni 2020
Waktu : 09.00 – Selesai
Tempat : Online dengan Zoom
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari diselenggarakannya Webinar#2 dengan tema “Coal Handling
Transhipment” adalah untuk meningkatkan wawasan keilmuan dan informasi bagi
Mahasiswa/i Politeknik Sinar Mas Berau mengenai Definisi Pelabuhan, Definisi Kapal,
Ukuran Kapal, Definisi Transhipment, Mining Operation, Material (Coal) Flow, Activities
At Transhipment Point, Peralatan Pendukung, Dokumen Pendukung Shipper, Dokumen
Pendukung Kapal, Kedatangan Kapal, Proses Persiapan dan Pemuatan, Aktivitas Bongkar
Muat, Draught Survey, Cargo Stowage, Cargo Documents, Resiko, Coal Handling
Transhipment dll.

Webinar#3 Prodi Teknologi Rekayasa Logistik “Dwelling Time Pelabuhan di Indonesia” dengan Pemateri seorang Praktisi Marine Departement PT Berau Coal

Webinar#3 Prodi Teknologi Rekayasa Logistik “Dwelling Time Pelabuhan di Indonesia” dengan Pemateri seorang Praktisi Marine Departement PT Berau Coal yaitu Capt. Hasanul Haq Batubara M.Mar selaku Ketua Forum Komunitas Maritim Berau, Dewan Pengurus Indonesia National Shipowners Association (INSA), Ketua DPC INSA Berau, Owner PT.Pelayaran Berau Maritim Jaya , Owner Rep PT.Trielang Indo Maritim, Owner PT.Dua Dara Travel, Founder / Penasehat Koperasi Jasa Koperasi Berau Marine Jaya dan Owner/Founder Berau Marine FC (Devisi 3).

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WITA dan berakhir pukul 13.00 WITA. Dihadiri oleh 65 peserta yang terdiri dari Manajemen Politeknik Sinar Mas Berau Coal Bapak Dr. Agustinus Setyawan, Kris Adi Nugraha, S.M,, M.M , dosen dan tenaga pendidik Prodi TRL, SVM dan PMP, Mahasiswa/I Prodi TRL, SVM dan PMP, dosen dan tenaga pendidik dari banyak Universitas di Indonesia dll.
Terdapat 6 orang penanya yang berasal dari umum sebanyak 2 orang, mahasiswa TRL angkatan 2018 sebanyak 2 orang , mahasiswa PMP angkatan 2019 sebanyak 1 orang, dan mahasiswa TRL angkatan 2019 sebanyak 1.

Materi inti dalam kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat umum tentang kegiatan Dwelling time yaitu waktu berapa lama Petikemas (Barang Impor) di timbun di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) di Pelabuhan Sejak barang tsb di bongkar dari Kapal sampai barang impor tersebut keluar dari TPS. Dwelling Time Pelabuhan Adalah Kinerja layanan proses bongkar muat barang di pelabuhan / lamanya waktu seluruh proses, Mulai dari bongkar muatan dari kapal (Container) hingga barang (Container) tsb keluar dari Pelabuhan. Dan kesimpulan dari materi ini adalah :

1. Pre Customs Clearance : Ship to PIB (pemberitahuan Impor Barang )
2. Custom Clearance : PIB – SPPB (Surat Persetujuan Pengeluaran Barang)
3. Post – Customs Clearance : SPPB – TPS (Gudang)
4. Dwelling Time = Time Standard in any Port

KEGIATAN KEMAHASISWAAN

Salah satu wadah pembinaan mahasiswa di Poltek Simas Berau adalah Unit Kegiatan Mahasiswa. Melalui kegiatan ini mahasiswa dapat mengembangkan bakat, minat, dan kemampuannya di bidang seni, olahraga, kerohanian, dan kewirausahaan.

Futsal menjadi salah satu kegiatan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di kampus Poltek Simas Berau.                                                                                Tim Futsal Poltek Simas Berau turut serta menjadi peserta dalam “Turnamen Futsal Terbuka Piala Kesbangpol Tahun 2018” yang berlangsung selama 05 November s.d 12 November 2018.

. “BE BETTER TOGETHER”
Kebersamaan adalah permulaan.
Menjaga bersama adalah kemajuan.
Bekerja sama adalah keberhasilan.

Paduan Suara Mahasiswa Poltek Simas Berau  merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang bekecimpung di bidang seni khususnya bidang paduan suara.

Anggota paduan suara ini adalah meraka yang terpilih berdasarkan proses seleksi dari berbagai program studi.

UKM Tari sebagai wadah penyalur aspirasi dan pengembangan bakat mahasiswa membentuk mahasiswa yang dapat melestarikan seni budaya yang ada  di bidang seni tari.