Berau, 4 Mei 2026 — Politeknik Sinar Mas Berau Coal kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berwawasan lingkungan melalui penyelenggaraan kuliah umum bertema “Implementasi Tata Kelola Lingkungan Pertambangan Berkelanjutan.” Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi, di antaranya DIV – Teknologi Rekayasa Logistik, DIII- Survei dan Pemetaan, dan DIII- Perawatan Mesin, yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kuliah umum ini menghadirkan narasumber berpengalaman dalam bidang minerba yaitu Bapak Agus Hendratno,MT., Akademisi dari Departemen Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Dalam pemaparannya, beliau mengulas secara komprehensif berbagai aspek penting dalam pengelolaan lingkungan pada kegiatan pertambangan mineral dan batubara (minerba), mulai dari konsep dasar hingga implementasi di lapangan.
Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mendasar tentang lingkungan hidup, penerapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta identifikasi potensi dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan, baik dari aspek lingkungan, sosial, maupun ekonomi. Selain itu, peserta juga diajak memahami tahapan kegiatan pertambangan secara menyeluruh, mulai dari eksplorasi, proses ekstraksi, pengolahan bijih, hingga tahap penutupan tambang.
Dalam sesi pemaparan, narasumber menekankan pentingnya pengelolaan limbah tambang seperti batuan penutup dan tailing, serta pengendalian dampak lingkungan seperti air asam tambang yang berpotensi merusak kualitas air dan ekosistem di sekitarnya. Aspek reklamasi dan pascatambang juga menjadi sorotan utama sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan setelah aktivitas pertambangan berakhir.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa kegiatan pertambangan tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan ekosistem secara menyeluruh, termasuk perlindungan terhadap flora, fauna, serta keberlangsungan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Oleh karena itu, penerapan tata kelola lingkungan yang baik menjadi fondasi utama dalam mewujudkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Sinar Mas Berau Coal berharap mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang komprehensif terkait tantangan dan tanggung jawab di sektor pertambangan, sekaligus mampu berperan aktif dalam mengimplementasikan praktik-praktik pertambangan yang ramah lingkungan di masa depan.